Program Pengolah Database
Database
merupakan sekumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan
dapat di olah dan di manipulasi dengan aplikasi tertentu sehingga bisa
mendapatkan informasi yang diinginkan oleh yang memiliki data tersebut.
Singkatnya data
base itu merupakan sebuah kumpulan data yang dapat kita oleh dan dapat kita
pergunakan untuk menampilkan data yang kita inginkan.
Program Pengolah
Database
Di zaman yang seba
canggih ini seperti saat ini, basis data atau database memiliki peranan yang sangat
penting. Pangkalan data atau basis
data (bahasa Inggris: database) adalah kumpulan informasi yang disimpan
di dalam komputer secara
sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk
memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan
untuk mengelola dan memanggil kueri (query)
basis data disebut sistem manajemen basis data (database
management system, DBMS). Hampir seluruh kegiatan administratif di
institusi dan perkantoran saat ini telah diintegrasikan ke sistem komputasi
dengan database terpadu. Demikian juga, berbagai layanan online di internet
juga tidak lepas dari peranan database untuk website game online serta aplikasi
aplikasi smartphone yang semakin menjamur. Lalu apa saja jenis – jenis
teknologi yang digunakan untuk mengelola database. Berikut ini merupakan daftar
beberapa jenis teknologi program pengolah database yang sebagian besar adalah
Relational Database Management System.
1. MySQL
Tanggal rilis: 23 Mei 1995
Lisensi: GPL (version 2)
Pengembang: Oracle
Corporation
Sistem Operasi: Windows, Linux, Solaris, macOS, FreeBSD
MySQL adalah sebuah perangkat lunak Pembuat
database yang bersifat terbuka atau open source dan berjalan disemua platform
baik Linux maupun Si Windows,MySQLmerupakan program pengakses database yang
bersifat network sehingga dapat digunakan untuk aplikasi Multi User
(Pengguna Banyak).
MySQLadalahRelational Database Management
System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas
untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang
bersifat komersial.
MySQL dapat dikatakan lebih unggul
dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk
query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali
lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.
Kelebihan MySQL antara lain:
- Merupakan DBMS yang gratis / open source
berlisensi GPL (generic public license).
- Cocok untuk perusahaan dengan skala yang
kecil.
- Tidak membutuhkan spesifikasi hardware
yang tinggi untuk bisa menjalankan MWSQL ini bahkan dengan spesifikasi
hardware yang minimal sekalipun.
- Bisa berjalan pada lebih dari satu
platform system operasi, misalnya windows, linux, FreeBSD, Solaris, dan
masih banyak lagi.
- Cepat dalam menjalankan perintah SQL / Structured Query Languagemisalnya ketika
akan menyeleksi suatu data atau memasukkan suatu data karena MYSQL
merupakan turunan dari konsep SQL.Multi user,
artinya database dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu bersamaan
tanpa mengalami masalah atau konflik.
- MYSQL memiliki ragam tipe data yang sangat
kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date,
timestamp, dan lain-lain.
- MYSQL memiliki beberapa lapisan keamanan,
seperti subnetmask, namahost, dan izin akses user dengan system perijinan
yang mendetail serta sandi/password terenkripsi.
- MYSQL dapat melakukan koneksi dengan computer
client menggunakan Protokol TCP/IP, Unix Socket (UNIX), atau Named Pipes
(windows NT).
- MYSQL memiliki antar muka / interface terhadap berbagai aplikasi dan
bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
- Command and function, MYSQL memiliki fungsi dan
operator secara penuh yang mendukung perintah select dan where dalam
query.
- Structure Table, MYSQL memiliki struktur tabel
yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE dibandingkan
DBMS lainnya.
Kekurangan MySQL antara lain:
- Tidak cocok untuk menangani data dengan
jumlah yang besar, baik untuk menyimpan data maupun untuk memproses data.
- Memiliki keterbatasan kemampuan kinerja
pada server ketika data yang disimpan telah melebihi batas maksimal
kemampuan daya tampung server karena tidak menerapkan konsep Technology Cluster Server
2.
Oracle
Lisensi: Kepemilikan
Pengembang: Oracle Corporation
Oracle adalah
Database relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem
manajemen Database RDBMS. Perusahaan Software Oracle memasarkan jenis Database
ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk
perangkat keras komputer (platform).
Database Oracle adalah produksi dari Oracle
Corporation, sebuah perusahaan komputer raksasa yang bermarkas di Redwood City,
California. Database Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry
Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software
Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977.Pengembanan Oracle dimulai pada
tahun 1977 ketika Larry Ellison melihat ada peluang bagus yang dimanfaatkan
perusahaan-perusahaan software kala itu.
Tahun 1979 versi pertama dijual kepada umum.
Versi pertama meyertakan interface SQL untuk berinteraksi dengan database.
Tahun 1983, mereka mengubah nama perusahaan menjadi Oracle Corporation . Pada
tahun itu juga, Oracle Corp. meluncurkan versi ketiga. Tahun 1984 versi keempat
diluncurkan, Oracle telah mendukung beberapa sistem operasi yang ada waktu itu.
Pengembangan terus dilakukan sesuai dengan perkembangan teknologi komputer.
Tahun 1998, Oracle mulai mengadopsi konsep Orientasi Objek(object oriented).
Konsep orientasi objek pada database sedikit berbeda dengan konsep yang dikenal
dilingkungan internet sehingga mereka membubuhkan huruf ‘i’ yang merupakan
huruf awal “internet”. Sampai saat ini Oracle telah mengeluarkan versi
terbarunya, yakni Oracle11g.
Database Oracle terdiri dari beberapa komponen
berikut ini :
- Software Oracle
- Database, yang tersimpan dalam bentuk
file pada satudiskatau lebih.
- Instance Oracle,terdiri daribackground processdanshared memory area
- Server process, yang meng-handle user dan
aplikasi yang telah terhubung dengan Database, dan juga mengatur memori
dantemporary storageyang digunakan process tersebut.
- Oracle Net, yang memungkinkan komunikasi
antaraclient applicationdengan Database oracle pada
sebuah jaringan.
Tools yang biasa digunakan pada Database oracle
antara lain:
- Oracle Universal Installer : Digunakan
untuk instalasi software oracle, dan dapat juga digunakan untuk
menjalankan Oracle database configuration assistant untuk menginstal
sebuah database
- Oracle Database Configuration Assistant
: Digunakan untuk meng-create database dari template yang dibuat oleh
oracle, atau kita dapat membuat database sendiri sesuai keinginan kita
- Database Upgrade Assistant : Tools
yang membantu kita dalam melakukan upgrade database.
- Net Configuration Assistant
: Digunakan untuk konfigurasi listener dan naming methods, yang
merupakan komponen penting dalam oracle database network
- Oracle Enterprise Manager Database Control
: Tools yang digunakan untuk me-manageoracle
database interface yang berbasis web.
Keunggulan Oracle dibanding dengan database yang lain :
- Scalability, memiliki kemampuan menangani
banyak user yang melakukan koneksi secara bersamaan tanpa berkurangnya
performance.
- Reliability, memiliki kemampuan untuk
melindungi data dari kerusakan jika terjadi kegagalan fungsi pada sistem
seperti disk failure.
- Serviceability, memiliki kemampuan untuk
mendeteksi masalah, kecepatan dalam mengkoreksi kesalahan, dan kemampuan
melakukan konfigurasi ulang struktur data.
- Stability, memiliki kemampuan untuk
crash karena beban load yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan scability.
- Availability, yaitu kemampuan dalam
penanganan crash atau failure agar service dapat tetap berjalan.
- Multiplatform, dapat digunakan pada banyak
sistem operasi seperti seperti windows, unix, linux, dan solaris.
- Mendukung data yang sangat besar, Oracle
dapat menampung data hampir 512 pet byte (1 pet byte = 1.000.000
gigabyte).
- Sistem sekuriti yang cukup handal
- Dapat menampung hampir semua tipe data
seperti data teks, image, sound, video, dan time series
Kekurangan Oracle antara lain :
- Merupakan software DMBS yang paling mahal,
paling rumit, dan paling sulit untuk dipelajari.
- Membutuhkan spesifikasi hardware yang
tinggi untuk dapat menjalankan software DMBS Oracle supaya berjalan dengan
stabil.
- Hanya diperuntukan bagi perusahaan
berukuran besar, dan tidak cocok untuk perusahaan kecil maupun menengah.
3. Microsoft SQL Server / MSSQL
Lisensi: Perangkat lunak berpemilik
Pengembang: Microsoft Corporation
Perilisan Perdana: 24 April 1989; 28 tahun yang lalu, seperti
SQL Server 1.0
Sistem operasi: Microsoft Windows, Windows Server, Linux
(beta pada bulan Maret 2016, "tersedia pada pertengahan tahun 2017")
Microsoft SQL Server merupakan produk RDBMS (
Relational Database Management System) yang di buat oleh Microsoft. Orang
sering menyebutnya dengan SQL Server saja. Ini kadang – kadang membingungkan
bagi kalangan awam karena sebelumnya sudah ada terminologi SQL. Microsoft SQL
Server juga mendukung SQL sebagai bahasa untuk memproses query kedalam database
dan kita tahu bahwa SQL ini sudah banyak digunakan secara umum pada semua
produk database server yang da di pasaran saat ini. Microsoft SQL Server banyak
digunakan pada dunia bisnis, pendidikan atau juga pemerintahan sebagai solusi
database atau penyimpanan data. Berbagai macam skala bisnis mulai yang kecil
sampai skala enterprise bisa menggunakan Microsoft SQL Server sebagai database
servernya.
Sejarah Microsoft SQL Server
Pada tahun 1988, Microsoft mengeluarkan versi
pertama dari SQL Server. Pada saat itu masih didesign untuk platform OS/2 dan
dan dideveloperi bersama antara Microsoft dengan Sybase. selama awal
tahun1990-an, Microsoft mulai untuk membuat versi baru dari SQL Server untuk
platform NT-nya. Selama proses development tersebut Microsoft memutuskan bahwa
Microsoft SQL Server ini harus bisa terintegrasi dengan kuat dengan operasi
NT-nya. Pada tahun 1993, windows NT 3.1 dan SQL Server 4.2 untuk NT dirilis
oleh Microsoft. Target Microsoft untuk mengkombinasikan antara performa
database server yang tinggi serta kemudahan cara penggunaan dan administrasi
rupanya tercapai melalui SQL Server ini. Microsoft terus berhasil memasarkan
SQL Server dan menjadi database server yang terkenal. Pada tahun 1994,
Microsoft dan Sybase secara resmi menngakhiri kerjasamanya. Di tahun 1995
Microsoft merilis versi 6.0 dari SQL Server. Versi ini merupakan versi yang
paling penting karena sebagian besar merupakan hasil tulis ulang dan juga
redesign dari core technology sebelumnya. Versi 6.0 ini menawarkan peningkatan
pada performa, built-in replication dan juga administrasi yang tersentralisasi.
Pada tahun 1996, Microsoft merilis SQL Server 6.5 Enterprise Edition. SQL Server
7.0 dirilis Microsoft pada tahun 1998 dan database engine-nya ditulis ulang
agar lebih optimal. Akhirnya tahun 2000 Microsoft mengeluarkan SQL Server 2000
yang merupakan versi yang banyak digunakan. Versi SQL Server 2000 ini berbasis
pada framework yang ada pada versi 7.0 sebelumnya.
Sedangkan versi terbaru dan yang paling
terakhir untuk saat ini adalah SQL Server 2008 R2, dengan penambahan berbagai
fitur – fitur yang dapat memudahkan user untuk membuat database.
Kelebihan Microsoft SQL Server antara lain :
- Cocok untuk perusahaan dengan skala kecil,
menengah, dan besar sehingga mampu untuk mengolah data dengan jumlah yang
besar.
- Memiliki kemampuan untuk management user dan tiap user bisa diatur hak
akses terhadap suatu database oleh database administrator.
- Untuk diterapkan pada pembangunan suatu
program aplikasi, akan mudah dalam melakukan koneksi dengan computer
client yang pembangunan aplikasinya menggunakan software yang sama
platform dengan MS-SQL, misalnya Microsoft Visual Basic.
- Memiliki tingkat pengamanan / security data yang baik.
- Memiliki kemampuan untuk back-up data,
rollback data, dan recovery data.
- Memiliki kemampuan untuk membuat
database mirroring dan clustering.
Kekurangan Microsoft SQL Server antara lain :
- Hanya dapat diimpelementasikan pada 1 unit
server, jika terdapat tambahan server maka hanya akan berfungsi sebagai
pasif / standby server (tidak memiliki kemampuan Technology Cluster Server seperti halnya pada
DMBS Oracle).
- Hanya bisa berjalan pada satu platform
system operasi yaitu Microsoft Windows.
- Merupakan software berlisensi dan berharga
mahal untuk perusahaan skala kecil dan menengah.
4.
Microsoft
Acces
Software database yang satu
ini sangat cocok untuk digunakan untuk sebagaian besar komputer relasional.
Komputer-komputer rumahan yang hanya digunakan untuk berbagai kebutuhan yang
ringan sekalipun juga banyak yang menggunakan Mircrosoft Acces ini sebagai data
base andalan untuk digunakan. Software ini merupakan basis yang digunakan untuk
data-data dari Microsoft Jet Database Engine dan beberapa tampilan grafis yang
sering digunakan oleh pengguna rumahan. Database yang satu ini hadir untuk
berbagai series dan yang paling baru merupakan Microsoft Office System 2007.
Penggunaan untuk software
database ini cukuplah mudah karena menggunakan format data yang sangat umum. Data
yang bisa terbaca untuk database yang satu ini diantaranya seperti format
Microsoft Acces, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle
Databse ataupun semua data yang bisa mendukung akan penggunaan ODBC. Dengan
penggunaan data yang mudah ini software database ini bisa digunakan sebagai
pengembangan untuk perangkat lunak aplikasi dari yang sederhana hingga yang
komplek sekalipun.
Ø
Kelebihan
1. Berbasis file sehingga lebih
portabel (tinggal dicopy).
2. Lebih murah
3. Lebih
mudah karena ditujukan ke desktop dan tool-tool yang memudahkan serta
kemampuannya lebih dibatasi.
4. Mendukung
SQL.
5. Mendukung
Relational database (terbatas)
Ø
Kekurangan
1. Bukan
merupakan database server sehingga tidak bisa/tdk cocok untuk keperluan
enterprise dan terdistribusi (misalnya Web).
2. Bukan RDBMS
murni
3. Tidak
mendukung multithreaded
4. Tidak
begitu cepat aksesnya (karena berbasis file)
5. Tidak bisa
untuk Store procedure
6. Security
kalah jauh dibanding SQL Server
5. Firebird
Perilisan Perdana : 2000
Pengembang: Firebird Project
Lisensi: IPL, IDPL
Sistem Operasi: Lintas Platform
Ini adalah aplikasi
pengolah database open source yang dikembangkan Firebird Project. Biasanya
aplikasi pengolah database ini dijalankan di Linux Windows dan beberapa varian
Unix.
6. IBM DB2
Lisensi: Proprietary EULA
Pengembang: IBM
Perilisan Perdana: 1983
Sistem Operasi: Lintas Platform
Sistem Operasi: Lintas Platform
Ini adalah program
pengolah database yang dikembangkan oleh IBM secara komersial. DB2
dibagi menjadi 3 varian yakni DB2 untuk Linux – Unix – Windows, DB2 untuk
mainframe dan DB2 untuk iSeries.
7. Apache Derby
Perilisan Perdana : 1997
Pengembang: Apache Software Foundation
Lisensi: Lisensi Apache 2.0
Pembuat asli: Cloudscape Inc (Kemudian IBM)
Sistem Operasi: Lintas Platform
Pengolah database ini
sebelumnya lebih dikenal dengan nama IBM Cloudscape. Apache Derby adalah
aplikasi pengolah database yang sifatnya open source dan dikembangkan oleh
Apache Software Foundation. Apache Derby biasanya digunakan di program Java dan untuk memproses
transaksi online.
8.
SQLite
Perilisan Perdana: 17 Agustus 2000
Lisensi: Domain publik
Pengembang: D. Richard
Hipp
Sistem Operasi: Windows, Android, macOS, iOS, FreeBSD, Symbian, Dll
SQLite merupakan sebuah
database yang memiliki ukuran sangat
kecil dan yang pasti database ini juga memiliki sifat yang Opensource. dikembangkan oleh D. Richard Hipp dan saat ini Aplikasi
database ini banyak dipergunakan oleh para Programmer dan menanamkan nya pada
aplikasi berbasis android.
9. Postgres atau Postgre SQL
Lisensi: Lisensi PostgreSQL (gratis dan open source)
Pengembang (s): PostgreSQL Global Development Group
Perilisan Perdana: 8 Juli 1996; 21 tahun yang lalu
Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang
dikembangkan PosgreSQL Global Development Group. Pengolah database ini hadir
dalam beberapa platform sistem operasi seperti FreeBSD, Linux, Windows,
Solaris, dan Mac OS.
10. Sybase
Lisensi: Kepemilikan EULA
Rilis Perdana: 1986
Pengembang: Sybase
Sistem Operasi: Lintas Platform
database komersial yang
dikembangkan oleh SAP. Sybase ditargetkan untuk mengembangkan aplikasi mobile.
11. Redis
Lisensi: BSD
Pengembang: Salvatore Sanfilippo
Perilisan Perdana: April 10, 2009
Ini adalah aplikasi pengolah database terbuka atau
open source yang dikembangkan Salvatore Sanfilippo dan disponsori oleh Vmware.
12. MongoDB
Pengembang: MongoDB Inc.
Perilisan Perdana: 11 Februari 2009
Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang
dikembangkan langsung oleh 10gen. MongoDB saat ini tersedia untuk berbagai
macam platform sistem operasi dan sudah digunakan oleh MTV Networks,
Foursquare, dan Craiglist.
13. CouchDB
Lisensi: Apache License 2.0
Pengembang: Apache Software Foundation
Perilisan Perdana: 2005
Sistem Operasi: Lintas Platform
Ini adalah aplikasi pengolah database open source yang
dikembangkan Apache Software Foundation. CouchDB difokuskan untuk server web.


















Komentar
Posting Komentar